INFORMASI PENTING!!!
Persiapkan diri Anda dalam mengikuti seleksi cpns 2018
Dapatkan materi resmi SKD dan SKB CPNS 2018 serta ikuti latihan cat cpns 2018
Silahkan klik link ini: PENDAFTARAN


Demo, Desak 100 Kursi CPNS untuk Putra Arfak

Puluhan peserta tes CPNS formasi tahun 2013 di lingkup Provinsi Papua Barat kembali menggelar aksi unjuk rasa di kantor gubernur.

Mereka menuntut supaya hasil tes segera diumumkan. Pengunjuk rasa juga menuntut supaya 100 kursi dari total kuota, diperuntukkan bagi pelamar putra Arfak yang merupakan suku asli Manokwari.
Seperti demo sebelumnya,unjuk rasa kemarin diwarni dengan insiden-insiden kecil. Tak  hanya berteriak-teriak, ada massa yang melakukan pelemparan ke kantor gubernur dengan menggunakan gelas air minum kemasan. Kontan saja,aksi pelemparan ini membuat puluhan polisi yang mengamankan aksi bersiaga dan meminta pengunjuk rasa menyampaikan aspirasi secara damai.
Massa peserta tes CPNS mendatangi kantor gubernur di Jalan Siliwangi sekitar pukul 11.00 Wit. Mereka hendak menemui Plt Sekda namun dicegah aparat kepolisian yang dipimpin Kabag Ops Polres Manokwari,Kompol Heru Hidayanto.
Tertahan di depan pintu masuk kantor gubernur,massa meminta agar Plt Sekda menemui mereka dan menjelaskan alasan penundaan pengumuman hasil. Tes CPNS dilaksanakan November 2013 lalu,tapi hingga sekarang belum juga diumumkan. ‘’Sudah 5 bulan tapi belum juga diumumkan,torang mau minta  kejelasan,’’ tandas seorang pengunjuk rasa.
Salah satu koordinator aksi,Alfius Wonggor menyatakan,pihaknya baru saja pulang dari Jakarta setelah melakukan pertemuan langsung dengan Menteri Negara  Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB). Dan penjelasan dari pihak Kemenpan-RB, pengumuman tes CPNS diserahkan pada pemerintah daerah. ‘’Makanya,kami datang kembali untuk meminta penjelasan,’’ tandasnya.
Diketahui, pekan lalu,Pemprov Papua Barat akhirnya memfasilitasi 10 peserta tes CPNS berangkat ke Jakarta untuk menanyakan langsung ke Kemenpan-RB, mengapa hasil tes CPNS formasi tahun 2013 Provinsi Papua Barat belum juga diumumkan.

Untuk memberangkatkan 10 perwakilan peserta tes CPNS ini,Pemprov Papua Barat mengeluarkan anggaran Rp250 juta.
Sekitar 30 menit demo berlangsung, massa akhirnya ditemui Kepala BKD (Badan Kepegawaian Daerah) Prov Papua Barat,Drs Yustus Meidodga,MSi. Di  hadapan massa,Ka BKD menegaskan, hasil tes CPNS akan diumumkan setelah pemilu legislatif 2014.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Demo, Desak 100 Kursi CPNS untuk Putra Arfak"

Posting Komentar