Penjelasan Menpan-RB Tentang Penundaan CPNS 2015

CPNS.INFO - . Redaksi cpns.info kali ini akan mengabarkan informasi dgn judul Penjelasan Menpan-RB Tentang Penundaan CPNS 2015. Semoga bermanfaat bagi masyarakat umum yang berminat untuk mengikuti ini. Perlu Pengunjung ketahui bahwa semua postingan yang berada di blog CPNS.INFO ini didapatkan dari berbagai sumber resmi seperti Kemenpan-RB, BKN, Panselnas CPNS, dan sumber terpercaya lainnya berkaitan informasi dan Seleksi . Bagi pengunjung blog CPNS.INFO ternyata judul postingan Penjelasan Menpan-RB Tentang Penundaan CPNS 2015 belum memenuhi keinginan, silahkan mengetikkan kata seacrh di kotak pencarian cpns.info.
Penjelasan Menpan-RB Tentang Penundaan CPNS 2015

alasan penundaan cpns 2015Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Yuddy Chrisnandi, menunda penerimaan CPNS ASN tahun 2015. Yuddy meminta agar pemerintah daerah menghitung jumlah pegawai yang sesuai dengan kebutuhan secara detail. Dia mengklaim, cara perekrutannya yang diterapkannya saat ini berbeda dengan cara perekrutan yang dulu.

"Tujuannya tak lain adalah mendudukkan aparatur sipil negara (ASN) sesuai dengan kebutuhan pada instansi pemerintah pusat dan pemerintah daerah, agar sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan," kata Yuddy, dalam "Rapat kerja aparatur sipil negara (ASN) 2015" di Jakarta, Selasa 7 Juli 2015.

Seperti yang diketahui, Yuddy mengeluarkan Surat Menteri PAN-RB No.B/2163/M.PAN-RB/06/2015 tertanggal 30 Juni 2015 tentang Penundaan Penambahan CPNS 2015.

Yuddy meminta agar pemerintah daerah serta kementerian/lembaga untuk merampungkan analisis jabatan, analisis beban kerja, serta perbaikan dalam penghitungan kebutuhan pegawai dalam lima tahun mendatang yang meliputi jabatan pimpinan tinggi, jabatan tinggi pendukung, jabatan fungsional tingkat ahli, jabatan fungsional tingkat terampil, dan nomenklatur nama jabatan pelaksana yang disesuaikan dalam nomenklatur yang ada di e-formasi CPNS ASN.

Keseluruhan data itu pun ditargetkan masuk hingga akhir November 2015. Menurutnya, menghitung jumlah CPNS ASN yang diperlukan sesuai dengan kebutuhan, bukanlah sesuatu yang mudah.  Pemerintah daerah harus melihat kebutuhan lima tahun ke depan, jumlah pegawai yang pensiun, dan jabatan yang diperlukan.

"Kalau di Kementerian PAN-RB, masih gampang, jumlah pegawainya 350 orang. Kalau di Kementerian Sosial, jumlahnya ribuan dan di Kementerian Tenaga Kerja, jumlah pegawainya di atas 10.000. Semakin besar instansi pemerintahannya, semakin sulit," kata Yuddy.

Pihaknya pun masih memberi toleransi kalau ada keterlambatan penyerahan data. Tapi, kalau hingga akhir tahun data belum diserahkan, pihaknya tak bisa memberikan toleransi. Sebab, penerimaan pegawai baru efektif pada tahun 2016.
"Itu bisa merugikan diri sendiri. Kalau datanya tidak bisa masuk sistem untuk desain lima tahun dengan e-formasi dan mengirimkan manualnya, ya mereka tidak bisa rekrut pegawai," kata dia.

Yuddy pun mengklaim cara perekrutan CPNS Aparatur Sipil Negara  (CPNS ASN) berbeda dengan yang terdahulu.  "Kalau dulu, rekrut sebebas-bebasnya, kemudian dioper-oper. Sekarang, tidak. (Rekrutmen cpns asn) dilihat dari instansinya apa, daerah mana, butuhnya apa, formasinya bagaimana, dan kapan mulainya," kata dia. Demikian alasan utama Menteri Kemenpan-RB tentang penundaan penerimaan cpns 2015.

Terimakasih, Anda telah membaca artikel ini tentang Penjelasan Menpan-RB Tentang Penundaan CPNS 2015. Untuk informasi dan artikel cpns 2016 selain judul Penjelasan Menpan-RB Tentang Penundaan CPNS 2015 atau Anda tidak menemukan judul tentang yang diinginkan. Silahkan klik list related post di bawah ini.

Berlangganan Info CPNS 2016
Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

1 Response to " Penjelasan Menpan-RB Tentang Penundaan CPNS 2015 "

  1. Kalau untuk penerimaan cpns jalur khusus gimana??apakah melakukan penundaan juga??krena kami sebagai generasi bangsa yang telah melakukan penugasan di daerah terpencil dan selesai melaksanakan PPG sebagai tuntutan pendprofesional pendidikan..kami harus mematik hasil dari kesemua sekarang..seperti yang dirasakan teman2 kami angkatan pertama

    BalasHapus